Kenapa Israel Begitu Kebal Hukum Internasional Atas Tindakan Buruknya Bagian 7

Daftar Isi

Kesimpulan

Sampai di bagian yang benar-benar terakhir dari pembahasan kekebalan Israel. Kita akhirnya tahu bahwa kekebalan mereka bukan hasil dari 1 faktor tunggal. Sebaliknya itu adalah sistem yang dirancang secara strategis, dimana setiap pilar menopang pilar lainnya dalam jaringan independen yang kompleks. Dan jika sistemnya coba kita ringkas sejak bagian 1, maka didapat informasi dibawah.

Pertama dan yang paling baru dibahas adalah pilar 5, yaitu peran narasi sejarah dan diplomasi publik. Pilar ini menciptakan fondasi ideologis di Barat, apalagi kalau kita membicarakan AS dan Jerman. Karena mereka membenarkan hubungan khusus yang tidak biasa dengan Israel, dengan dasar pilar 5.

Kedua berkaitan dengan pilar 1 atau aliansi strategis AS sebagai perisai. Pilar ini menyediakan perisai diplomatik berupa veto PBB. Sekaligus perisai militer QME, dan subsidi perangkat keras FMF yang diperuntukkan untuk keamanan.

Poin ketiga dan masih berkaitan dengan pilar 1, Israel pada akhirnya berhasil menciptakan nilainya di pilar 2. Pilar 2 atau start up nation sebagai mata uang urusan diplomasi. Terwujud akibat sumber daya atau anggaran yang dibebaskan karena pilar 1. Israel menginvestasikan anggaran terbebasnya pada situasinya yang unik. Sehingga menjadikannya produsen dari teknologi yang teruji dan dibutuhkan. Entah itu keamanan siber, pertahanan rudal, dan agritech.

Dengan pilar 2, Israel tidak hanya menyandera AS dan Eropa. Tapi juga negara-negara Teluk yang memungkinkannya melewati isu Palestina. Dan membangun aliansi strategis baru atas dasar kepentingan transaksional.

Terakhir di poin keempat, pilar 3 efektivitas jaringan lobi dan diaspora. Memastikan bahwa elit politik tetap terikat secara finansial dan politik pada kepentingan Israel. Sehingga mengamankan posisi dari pergeseran opini publik yang kritis, seperti yang telah dibahas pada pilar 5.

Bahasan pada pilar 4 yang merupakan perbandingan dengan Rusia, sengaja tidak kumasukkan ke poin pembahasan. Alasannya tidak lain dan tidak bukan karena Rusia, mendapatkan perlakuan tidak adil akibat suatu permasalahan yang lebih luas. Rusia pada dasarnya berada dalam permasalahan yang berbeda dengan Israel, walau kejahatannya dianggap setara.

Rusia walau dihukum karena kejahatan perang menyerang Ukraina. Rusia pada dasarnya berada diluar sistem tatanan AS dan Barat. Israel sebaliknya, terus dilindungi tidak peduli apapun tingkahnya. Karena Israel menjadikan dirinya simpul pusat yang tak terpisahkan apalagi dalam sistem teknologi, keamanan, dan politik Barat.

Jadi singkatnya untuk menutup pembahasan ini. Kenapa israel begitu kebal hukum internasional atas tindakan buruknya? Jawabannya karena Israel berhasil mendemonstrasikan kekuatan paling kuat di abad 21. Mereka menjadikan diri mereka sangat diperlukan entah itu bagi keamanan, ekonomi, atau politik sekutunya. Akibatnya tidak peduli apakah Israel termasuk negara yang kecil atau tidak, mereka mendapatkan tingkat kedaulatan dan kebebasan jauh melampaui apa yang seharusnya mungkin mereka dapatkan. 

Posting Komentar